Kamis, 21 Agustus 2014

Kamera Canon EOS 500D

Canon EOS 500D (juga dikenal sebagai Rebel T1i Digital) adalah sebuah kamera digital mid-range SLR yang memiliki fitur video capture HD. 500D bisa juga digunakan untuk merekam Full HD video 1080p berkualitas 720p dan VGA, dan juga merupakan Canon DSLR kedua yang menawarkan rekaman video setelah model profesional 5D Mark II. 500D/Rebel T1i ini menawarkan sejumlah upgrade yang signifikan, termasuk peningkatan dalam resolusi 12-15 megapixel, Fitur Live View ditingkatkan dengan tiga mode yang berbeda. Layar LCD 3 inci dengan 920.000 titik, dan perluasan jangkauan ISO 100-12800. Canon EOS 500D di jual dengan harga $ 799,99 atau $ 899,99 + lensa kit EF-S 18-55mm F3.5-5.6 IS. Canon EOS 500D lebih mahal dari pendahulunya, yang masih ditawarkan sebagai pilihan yang lebih murah.
Kemudahan PenggunaanCanon EOS 500D hampir identik dengan pendahulunya, EOS 450D, dengan penambahan lubang koneksi HDMI, speaker, mikrofon, mode tombol perak yang mengilap. Dimensi kamera yang persis sama (128,8 x 97,5 x 61,9 mm) dan juga beratnya (480 gr). Pegangan kamera relatif kecil, karena grip tidak terlalu dalam. Canon EOS 500D bisa terlihat lebih mahal dari pada sebenarnya, dan tentu saja cukup padat untuk sebuah DSLR mid-range.
     Pemkaian EOS 500D dengan lensa kit EFS 18-55mm f/3.5-5.6 IS, lensa ini memiliki image stabilization yang merupakan faktor penting mengingat pesaingnya seperti Sony, Olympus dan Pentax menawarkan stabilisasi di DSLR mereka. Perbedaan antara Canon, Nikon dan yang lain adalah bahwa Sony, Olympus, dan Pentax telah memiliki fitur stabilisasi melalui bodi kamera dan juga lensa, Sistem Canon jelas dibatasi oleh lensa yang Anda pilih. Canon dan Nikon juga mengklaim bahwa sistem anti-shake berbasis lensa secara inheren juga lebih baik, Namun Sony dan Pentax masih menjadi pilihan para Photografer.
    Seperti DSLR level entry dan tingkat menengah lainnya, EOS 500D menyediakan sejumlah mode pengambilan gambar otomatis yang diperuntukkan bagi pemula, termasuk potret landscape, close-up, olahraga, potret malam, dan flash off. Tersedia juga manual mode dan semi-otomatis bagi pengguna yang menginginkan kontrol eksposur yang lebih maju.    Sebagian besar tombol pada 500D terletak di bagian belakang kamera, meskipun besar layar 3 inch, namun tidak membuat tata letak keseluruhan menjadi rumit. Hal ini menawarkan akses cepat ke mode Continuous, Auto Focus, Metering mode, dan Gambar Styles yang dapat diakses melalui tombol controller melingkar.     Live View di EOS 500D telah sedikit membaik dibandingkan EOS 450D. Jika Anda pemula dan tidak memahami tentang DSLR, pada dasarnya terminologi Live View memungkinkan Anda untuk melihat adegan di depan Anda melaluli layar LCD, bukan melalui jendela bidik optik tradisional. Ini merupakan daya tarik yang jelas bagi pengguna kamera compact.   Ada tiga jenis fokus sistem yang ditawarkan dalam mode Live View. Yang pertama, Quick AF, bekerja dengan membalik mirror kamera untuk melakukan sensor auto-fokus, yang kemudian menyebabkan layar LCD kosong sesaat dan menimbulkan suara fisik, sebelum foto tersebut ditampilkan sekitar 1 detik. Metode kedua, Live AF, menggunakan sistem kontras gambar auto-fokus. Manfaat utamanya adalah mengurangi kebisingan selama operasi, dan tidak ada pemadaman LCD. Sayangnya ini jauh lebih lambat dibandingkan mode AF dan membutuhkan waktu 3 detik untuk mendefinisikan fokus dengan jelas dalam cahaya terang. Metode ketiga yaitu Face Detection AF, menggunakan sistem kontras auto-fokus yang sama sebagai Live AF, dengan penambahan yang dapat mendeteksi wajah manusia dan mengatur wajah terbesar yang paling dekat ke tengah bingkai sebagai titik AF. Live View juga digunakan untuk fitur pengambilan gambar video full HD 1080p.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar